Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Anything Special

Title : Anything Special
Author : TaraChun
Genre : Romance, Married Life
Cast : Wu Chun
           Angela Zhang as Shao Han

Tara's Speech:: Sebelum baca fanfic ini, aku cuman mau bilang kalo sebagian dari cerita ada kisah nyata kehidupan Chun ge beneran ya tapi untuk istri so pasti bukan Shao Han. Okay! Sebagai info aja buat yang belum tahu mungkin, Wu Chun udah married dari 2009 dan punya 2 anak. Pertama cewe namanya Nei Nei dan yang kedua cowo namanya Max.

~~ Story's Begin ~~

Ketulusan. Sebuah kata yang akan selalu menyentuh hati setiap wanita. Siapapun yang melihat pancaran mata itu sudah pasti bisa mengetahui seberapa tulusnya ia setiap kali memandang wanitanya.

Wanitanya? Yah, tentu bisa dikatakan seperti itu. Mereka sudah menikah sejak 5 tahun yang lalu dan kini telah memiliki dua orang anak. Putri pertamanya kini berusia 4 tahun dan tumbuh cantik serta putra keduanya yang akan berumur 1 tahun. Keluarga yang sangat bahagia, itulah sebutan untuk mereka.

Namun, satu hal yang kurang bagi mereka. Keluarga Oktober ini belum bisa memamerkan kebahagiaan dengan bebas. Keluarga Oktober? Tentu, karena mereka semua lahir di bulan yang sama bahkan kelahiran kedua anaknya pun sama dengan tanggal lahir orang tuanya.

Perjalanan cinta mereka yang panjang dan berakhir bahagia dengan sebuah pernikahan dan keluarga bahagia. Bukankah hebat ketika mengetahui seorang pria bisa setia hanya dengan satu wanita selama 14 tahun? Ketika banyak pria di luar sana sibuk berganti-ganti wanita tapi ia tetap setia pada seorang saja.

“Kau mengizinkanku?” sebuah pertanyaan terlontar dari bibir pria tersebut.

“Tentu saja, sayang. Mereka menantimu di layar kaca,” sahut wanita itu.

“Tapi, sebentar lagi hari pernikahan kita Shao Han,” pria itu merengek tak terima, benar-benar terlihat seperti anak kecil.

“Dan kau tahu bukan? Seorang Wu Chun tak akan pernah seperti sekarang tanpa Angels?” wanita bernama Shao Han yang menjadi calon istrinya itu tersenyum lembut seraya membelai pipi pria yang kini tengah menatapnya nanar.

Pria ini memang seorang public figure yang memiliki banyak fans. Ia salah satu anggota dari boyband terkenal di Taiwan bersama tiga member lainnya. Berat bagi Wu Chun untuk menuruti ucapan Shao Han. Mereka akan menikah sebentar lagi dan sekarang ia mendapat pekerjaan menjadi pemeran utama sebuah serial televisi. Bukan masalah baginya jika harus disibukkan dengan syuting tapi masalahnya sebentar lagi ia akan menikah.

“Bagaimana jika nanti aku tertarik dengan lawan mainku?” tanya Chun yang masih berusaha merayu Shao Han agar tidak mengizinkannya menerima tawaran drama itu.

“Itu tidak akan terjadi sayang, karena penanya ada padaku,” jawab Shao Han masih dengan senyum lembutnya yang selalu indah menurut Wu Chun.

“Yah, kau benar. Tiap lembar hatiku hanya kau yang bisa menorehkan tinta itu. Bolpoint yang kau gunakan sangat luar biasa, tak terkalahkan oleh apapun,” sahut Chun membalas senyum Shao Han tak kalah lembut lalu mengecup keningnya lama seakan mereka akan terpisah.

Tiap kali mengingat hari itu selalu membuat Chun tak bisa menghentikan bibirnya untuk mengulas senyum manis yang begitu mempesona. Ia sangat mencintai istrinya sekarang bahkan sejak dulu saat mereka masih sepasang kekasih.

Mengingat dulu ketika ia harus menjalani LDR karena kuliahnya di Australia harus membuat Wu Chun rela menghabiskan uang jutaan hanya untuk menghubungi Shao Han. Ia tak pernah bisa jika sehari saja tak mendengar suara kekasihnya. Hingga sekarang tiap kali ia harus kembali melakukan pekerjaannya sebagai public figure selalu membuat dirinya frustasi. Ketika ditanya oleh wartawan tentang perjalanan cintanya.

“Aku memiliki kekasih di usia 16 tahun dan dia juga adalah cinta dan ciuman pertamaku,” itulah jawabannya.

Semua fans yang mendengar jawaban itu berteriak histeris karena pengakuan Wu Chun itu. Mereka iri dengan gadis beruntung yang menjadi cinta pertama seorang Wu Chun. Pria tampan yang diminati oleh setiap wanita di seluruh dunia. Bagaimana jika fans-fansnya tahu jika sekarang gadis yang menjadi cinta pertamanya sudah memiliki kedudukan penuh singgasana hatinya? Gadis itu sekarang adalah istri dan ibu yang hebat bagi anak-anaknya.

“Sayang, bisa bantu aku?” suara Shao Han terdengar sedikit berteriak dari arah kamarnya.

“Ada apa?” tanya Chun begitu memasuki kamar mereka.

“Tolong naikkan resletingnya,” sahut Shao Han dengan suara lembutnya.

Wu Chun dengan senang hati menaikkan resleting dari gaun yang dikenakan Shao Han. Wanitanya memang benar-benar cantik. Shao Han memakai gaun berwarna ungu dengan model mermaid sehingga membuat wanita itu terlihat anggun dan elegan. Mereka malam ini berenacana melakukan candle light dinner. Kedua anaknya sementara terpaksa harus mereka titpkan pada sang Kakek yang tentunya tidak akan keberatan.

Mereka pergi ke sebuah restoran pinggir pantai yang sudah disulap sedemikian rupa oleh Wu Chun. Pria ini sengaja menyewa penuh restoran untuk sebuah dinner romantis bersama Shao Han. Alunan musik klasik mulai terdengar, menambah keromantisan suasana malam ini bagi keduanya. Wu Chun sangat tahu jika Shao Han menyukai musik klasik. 

“Kau menyiapkan semua ini?” seru Shao Han menatap takjub suaminya.

“Yah, dulu ada seorang gadis mengatakan padaku jika ia sangat menyukai musik klasik karena selain bisa membuat hatinya tenang juga dapat menciptakan suasana romantis,” sahut Chun tersenyum seraya menggenggam tangan wanitanya.

“Kau masih mengingatnya?” tanya Shao Han yang lagi-lagi menatap tak percaya pada sosok pria yang sangat ia cintai ini.

“Tentu. Bukankah aku sudah mengatakan berulang kali padamu? Tiap lembar hatiku sudah kau penuhi dengan bolpoint ajaib yang entah kau dapat dari mana? Seakan hati ini kau borgol dengan kuncinya yang takkan pernah bisa ditemukan oleh siapapun selain kau yang berbaik hati membukanya,” sahut Chun dengan binar mata yang dipenuhi oleh ketulusan, tak satupun ada kebohongan yang tersirat di sana dan Shao Han bisa melihatnya.

Ia terharu mendapati sikap romantis suaminya ini. Sudah lama Wu Chun tak pernah melakukan hal yang romantis padanya. Kesibukan terhadap pekerjaan sebagai public figure membuat Wu Chun sulit meluangkan waktu untuk keluarganyan. Itu pula yang menyebabkan pria tampan yang menyebut fansnya sebagai Angels rela mengorbankan salah satu hal yang membesarkan namanya. Ia memutuskan meninggalkan ketiga temannya dan memilih bersolo karir.

“Happy anniversary, baby!” Wu Chun mencium punggung tangan istrinya yang sejak tadi masih terus ia genggam.

“Happy anniversary, my lovely!” sahut Shao Han tersenyum lembut.

Mereka melanjutkan makan malam romantis tersebut masih diiringi dengan alunan music klasik yang sedari awal menemani kebersamaan keduanya. Saling melempar senyum bahagia tanpa merasakan beban yang biasanya menghimpit hati keduanya.

***

“Boleh kita tahu apa benda kesukaanmu?” tanya salah seorang presenter acara yang kini sedang diikuti oleh Wu Chun.

“Bolpoint,” sahutnya dengan senyum yang mengundang histeris para Angels.

“Bisa beritahu alasannya?”

“Karena seseorang memiliki bolpoint ajaib yang tintanya tak pernah habis dan selalu menorehkan berbagai cerita manis dalam hidupku,” jawaban terakhir Wu Chun yang mengundang rasa penasaran bagi siapapun yang mendengarnya. 

Acara itu pun ditutup dengan tepuk tangan meriah dari penonton. Seorang wanita cantik yang tengah menonton televisi ditemani kedua anaknya tersenyum mendengarnya.

“I Love You.”

END

Gimana? Pendek banget ya? Well, ini emang sengaja yang manisnya aja. Hehehe... Mau curhat nih, dulu pas pertama kali denger nih info 'OKTOBER 2013' langsung bikin author galau berat loh. Inget gak Fanfic ya Autumn Perfection? Nah, itu salah satu efek perubahan mood author. Harusnya tuh fanfic isinya full romance tapi malah jadi thriller
Mau salahin siapa coba? Yang penting udah selesai kan?
Itu aja curhatnya author, makasih udah mau baca ^_^

Post a Comment for "Anything Special"